Flock >>> The Social Web Browser

21 07 2008

Satu lagi untuk meramaikan persaingan browser, sekarang telah hadir Flock. Browser keluaran salah satu komunitas Open Source ini beberapa waktu yang lalu dirilis ke publik dengan status Developer Preview. Yang artinya sudah bisa dicoba, tapi belom siap bener untuk jadi browser kita sehari-hari. Wihihi! Kayaknya hidup jadi web developer hari gini belom cukup susah dengan browser-browser yang ada sekarang, eh malah sekarang dateng lagi browser baru yang status pengembangannya aja belom masuk Beta. Hehe, tenang boss…Flock make rendering engine Gecko, dan sistemnya make fondasi dari sistem Firefox. Jadi dijamin tetep sesuai standar dan elo-elo bisa duduk tenang dan anggep aja Flock bisa ditanganin sama kaya Firefox, Mozilla, Netscape, Camino, dan browser-browser berbasis Gecko laennya. Oke, trus dari sisi penggunaan apa sih yang bikin Flock pantes di review? Well, selaen rasa nyaman dan hangat yang sama kayak waktu make Firefox. Ada beberapa fitur built-in yang pasti elo suka.

Dengan Flock blogging kini jadi pengalaman tak terpisahkan. Soalnya Flock dilengkapin sama blog editor internal, jadi elo bisa publish sebuah post langsung dari Flock. Dan dengan sekali klik, sebuah teks editor akan muncul dan elo bisa langsung nulis ato kopi pes posting yang udah dibikin pake teks editor laen.

Trus yang ga kalah menarik adalah integrasi langsung Flock dengan beberapa web service. Yaitu flickr dan del.icio.us ( developernya menjanjikan penambahan di masa depan sih ).

Untuk flickr, elo tinggal make editor yang sama dengan blog editor, tinggal pilih mau mode blogging ato upload foto. Tapi yang unik justru integrasinya sama del.icio.us. Umumnya kan sebuah browser punya fitur semacem bookmark ato favorites yang gunanya menyimpen alamat-alamat situs yang pernah kita kunjungin, nah Flock juga punya sih, bedanya data-data itu langsung disimpen en diambil dari del.icio.us dan bukan di memori komputer kita. Jadi ditambah del.icio.us, Flock bisa bener-bener jadi temen sejati dimanapun elo berada.

Ya gitu aja dulu lah, gw aja udah mulai make kok. Dan kalo elo masih belom puas dengan fitur-fitur standar, Flock juga mendukung extension, sama kayak Firefox. Dan udah banyak lho developer extension juga membuat extension yang kompatibel untuk Flock.

Blogged with Flock





Upcoming = Nokia release perangkat berbasis LINUX

21 07 2008

Nokia, salah satu perusahaan yang ada di urutan teratas pasar mobile, udah pada tau kan?.
Rencananya nih, nokia tuh mau bikin perangkat yang fokus di internet, dan berbasis linux. linux udah gak asing lagi bagi nokia, karena nokia sebelumnya juga pernah sih, membuat perangkat yang berbasis linux, cuman masih tergolong internet tablet, sebuah perangkat yang mirip handphone, yang punya kekurangan di kemampuan panggilan. Sebagai indikasi namanya ajah udah keliatan. gak ada unsur-unsur teleponnya kan??. internet tablet bisa dipakai buat navigasi web, browsing, download file-file gede.
Pembicara Nokia ngomong ke gw, kalau pihaknya akan memperluas jangkauan, dan percaya kalau dengan mengadopsi linux untuk dimasukkan kedalam perangkatnya, nokia akan berkembang. Kalau internet tablet sendiri mah lebih dikhususkan untuk konsumennya yang menyukai teknologi tinggi, dan perangkat ini juga sudah mendukung WiMAX lohhh,,,,

Seperti yang udah kamu tau, linux bersifat free dan open source. Linux dapat menjamin sebuah solusi yang bisa berjalan untuk perusahaan seperti nokia ini, dan dapat mengurangi pengeluaran biaya produksi perangkat buatan mereka dan pasti akan dapat nambah nilai plus serta kualitas software.

Nokia sendiri bukan perusahaan pertama dari dunia mobile yang tertarik pada linux. Motorola, Samsung, Vodafone, LG, dll telah bergabung dengan aliansi linux seperti LoMo Foundation, dan konsorsium industri yang nyoba bikin sebuah platform software yang berbasis linux untuk MOBILE SOLUTION.

Blogged with Flock





New Release : slackware 12.1

21 07 2008

Tepat berselang 10 bulan sejak masa rilis SLACKWARE 12.0, Bulan Mei kemaren tim Slacware merilis versi Slackware yang terbaru, “SLACKWARE 12.1″. Sebenernya sih, versi yang baru ini juga gak terlalu beda sama versi yang sebelumnya. tapi, di Slackware 12.1 tuh udah memakai KDE 3.5.9. hmmmm, kenapa gak sekalian KDE 4.0 ajah yah ? ? ? Untuk urusan aplikasi, sejumlah paket desktop terpilih udah di masukin pada versi ini. Beberapa aplikasi yang di masukin tuh ada KOffice 1.63, Firefox 2.0.0.14, Thunderbird 2.0.0.12, dan Audacious 1.5.0 music player favorite gw nih.

Sayangnya, paket Openoffice.org yang udah banyak digunain dan udah cukup familiar tidak di masukin juga secara default di dalem distro ini. Belum lagi urusan mencari dan menginstalasi GNOME yang tidak cukup mudah dilakukan di slackware.

Hal lain yang dirasain sangat gak bersahabat banget bagi pemula unix. Udah keliatan loh dari cara instalasi nya. kalo di slackware mah gak asal next, next, next, i agree, next, finish,,,,hehehe. Meski sudah tergolong versi yang terbaru dan di rilis di tahun 2008 yang penuh dengan warna visual, Slackware masih tetep mempertahanin ciri khas instalasi yang berbasis text. Tapi, menurut gw sih distro ini cocok bagi orang2 yang ingin mendalami unix.

Blogged with Flock